Tenteram Berdekatan dengan Mantan Pasien Covid-19 dan 4 Berita Lainnya

–>

Suara. com – Apakah ada orang dekat Kamu yang pernah terinfeksi Covid-19 namun sekarang telah dinyatakan sembuh? Walaupun mereka sudah dinyatakan pulih, kira-kira Anda jadi bertanya-tanya, apakah aman untuk berada di dekat anak obat Covid-19 yang baru sembuh? Teks waktu aman untuk berada di dekat mereka?

Berita lainnya seputar kolesterol tinggi. Selama ini, kondisi kolesterol tinggi selalu disarankan untuk meminimalkan konsumsi lemak jenuh. Hal ini diyakini perlu dalam upaya menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Padahal, bukan lemak penuh yang perlu dibatasi, melainkan karbohidrat!

Simak penjelasannya di bawah ini, serta berita populer lainnya.

1. Zaman Aman untuk Berdekatan dengan Mantan Pasien Covid-19, Ada 3 Sarana!

Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)
Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)

Beberapa karakter di lingkungan terdekat mungkin sudah pernah terinfeksi Covid-19. Meski mereka sudah dinyatakan pulih, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, apakah aman untuk berada di dekat pasien Covid-19 yang baru sembuh?

Dilansir dari Health , tergantung pada tingkat keparahan, diperlukan setidaknya dua minggu untuk pulih sepenuhnya (untuk kasus ringan). Sedangkan perlu lebih dari enam minggu untuk sepenuhnya pulih (untuk kasus yang bertambah serius) bagi yang menjalani pelihara inap.

Baca selengkapnya

2. Bukan Lemak Jenuh, Penderita Kolesterol Tinggi Perlu Batasi Karbohidrat

Ilustrasi kolesterol tinggi. (Shutterstock)
Ilustrasi kolesterol tinggi. (Shutterstock)

Selama ini, orang yang didiagnosis dengan kolesterol tinggi seperti situasi hiperkolesterolemia familial selalu disarankan buat meminimalkan konsumsi lemak jenuh. Kejadian ini diyakini perlu dalam cara menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Namun sebuah studi mutakhir yang diterbitkan dalam jurnal bergengsi BMJ Evidence-Based Medicine , tidak menemukan bukti untuk mendukung klaim tersebut, demikian dilansir dari Medical Xpress.

Baca selengkapnya

3. Ilmuwan Temukan 6 Jenis Virus Corona Pertama, Masing-Masing Gejalanya Berbeda!

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Ilmuwan balik menemukan virus corona dalam enam bentuk yang berbeda dan masing-masing memiliki kelompok gejala tertentu.

Data ini berdasarkan hasil yang dikumpulkan daripada aplikasi Covid-19 Symptom Study King’s College London. Aplikasi itu digunakan untuk memprediksi pasien mana yang akan memerlukan rawat inap berdasarkan gejala awal mereka.

Baca selengkapnya

4. Ulung Gizi: Terlalu Sering Makan Sosis Bisa Picu Menstruasi Dini dalam Anak

Ilustrasi sosis. (Shutterstock)
Ilustrasi sosis. (Shutterstock)

Selain nugget, sosis adalah salah utama makanan favorit anak-anak. Banyak pokok yang mengandalkan sosis sebagai senjata pamungkas ketika anak tak suka makan. Tentu saja ini bukan langkah yang bijak.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Malaysia mengungkap jika sosis bukanlah daging utuh, melainkan campuran bahan-bahan yang buruk untuk kesehatan. Termasuk di antaranya pengawet dan mulia kadar garam.

Baca selengkapnya

5. Pengkaji: Pria dengan Gula Darah Tinggi Berisiko Meninggal akibat Covid-19!

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Sebanyak lebih dari 500 ribu orang meninggal dunia kelanjutan virus corona Covid-19 di semesta dunia. Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa ada banyak faktor yang meningkatkan risiko kematian penderita Covid-19.

Suatu studi baru pun telah melahirkan faktor risiko yang bisa melipatgandakan risiko kematian pasien Covid-19. Anak obat Covid-19 dengan kadar gula darah tinggi dua kali lebih barangkali meninggal dunia daripada lainnya.

Baca selengkapnya

Comments are closed

Compare