Sejarah Bra yang Populer Disebut Beha atau Kutang di Indonesia

Suara. com – Tanggal 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day. Orang-orang akan melepas bra yang biasa dikenakan setiap keadaan sebagai bagian dari kampanye bala kanker payudara.

Di Indonesia, bra serupa populer dengan sebutan beha ataupun kutang. Bicara soal pakaian di dalam yang menutupi dada ini, tahukah kamu bentuk bra pertama sesuai apa? Bagaimana sejarah bra memang?

Bra atau buste holder (BH) dalam bahasa Belanda dengan model modern pertama kala diciptakan seorang sosialita bernama Mary Phelps Jacob saat akan menggunakan gaun untuk pergi ke perjamuan.

Jacob merasa tidak nyaman mengenakan korset yang sebelumnya sudah dipakai wanita Eropa selama berabad-abad. Jika dipadankan dengan korset yang saat itu terbuat dari logam, bra adalah lambang kelegaan.

Mengucapkan Juga: Kisah Perempuan ke Kantor Tanpa Bra, Tahu Mendadak Ditanya Tarifnya Berapa

Ilustrasi mencopot bra pra tidur. [Shutterstock]

“[Bra pertama] pada dasarnya hanyalah dua saputangan dengan dijahit menjadi satu, dan bias kain menciptakan semacam cangkir, ” kata Lynn Boorady, ketua fesyen dan tekstil serta profesor pada Buffalo State University, dilansir sejak Time.

“Tapi itu ringan [dan Anda akan] mengikatnya di leher Kamu. Seperti halter top bikini , saya rasa, akan tetapi tidak terlalu mirip, ” ujarnya kemudian.

Jacob masih berusia 19 tarikh saat pertama kali menciptakan bra. Pada 3 November 1914, Amerika Serikat kemudian mengeluarkan paten untuk bra modern pertama karyanya.

Meski begitu, Boorady mengatakan bahwa wanita pada masa itu mungkin tidak terlalu kala memakai bra di luar rumah.

“Saya tahu mereka pasti akan memakainya di dalam rumah karena kebanyakan perempuan melonggarkan korset mereka di panti hanya untuk merasa nyaman. ” Kata Boorady.

Menyuarakan Juga: No Bra Day, Ketahui 7 Manfaat Tak Memakai Bra Yuk

Situasinya pertama benar-benar berubah setelah Perang Negeri I semakin memanas. Kala itu, logam yang juga menjadi bakal pembuatan korset dibutuhkan sebagai material perang sehingga popularitas bra bikinan Jacob melesat.

Namun, Jacob yang lalu mengubah namanya menjadi Caresse Crosby, tidak pernah mengubah ciptaannya tersebut menjadi ladang keuntungan sepenuhnya. Tempat malah menjual patennya kepada The Warner Brothers Corset Company pada Bridgeport, Conn., dengan harga setara USD 21 ribu atau kira-kira Rp300 juta di zaman baru.

Saat ini, bra telah menjadi kebutuhan banyak wanita. Bahkan, sekarang juga ada bra yang didesain khusus buat pria. Modelnya pun semakin beragam dan orang-orang bisa memilih kapan harus mengenakannya atau tidak.

Comments are closed

Compare