Lembam Akibat Pandemi, Ini Kiat Kemenparekraf Dongkrak Wisata Selam

Suara. com kepala Selama pandemi Covid-19 jumlah wisatawan baik domestik & mancanegara yang berlibur di Indonesia relatif menurun. Tapi, Kementerian Turisme dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) punya spion dalam mendongkrak wisatawan di tengah pandemi.

Ya, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, &   Environmental Sustainability).

Menurut Deputi Bidang Produk Wisata & Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani, bahwa strategi ini disusun dengan bertujuan untuk membangkitkan kembali terhadap wisata selam.

“Panduan CHSE wisata menghunjam ini salah satu strategi dengan telah disusun bersama-sama menjadi satuan yang penting dalam upaya menyerahkan rasa aman untuk melakukan wisata selam, ” ujar Rizki dalam pernyataannya seperti dikutip dalam laman Kemenparekraf RI, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga: Bangkit Pasca Pandemi, Kemenparekraf Mau Optimalkan Pariwisata Domestik

Ilustrasi menyelam. (Shutterstock)

Kemenparekraf/Baparekraf sendiri telah mencetak protokol kesehatan di bidang cara wisata selam sebagai panduan bagi pelaku dan juga wisatawan melakukan aktivitas selam. Penerapan protokol kesehatan ini guna meningkatkan kepercayaan wisatawan.

“Karena kita tahu diving ini betul banyak berhubungan dengan mulut, siap droplet itu banyak sekali. Oleh karena itu dengan panduan ini, bisa menerbitkan rasa aman dan nyaman wisatawan untuk diving, ”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Usaha Wisata Selam Nusantara (PUWSI), Ricky Soerapoetra, mengaku pengaruh pandemi Covid-19 membuat pelaku cara wisata selam di Indonesia maka kini masih mengalami penurunan total wisatawan.

“Berdasarkan survei per-April 2020 ada 102 usaha yang tidak beroperasi, serta 44 persen pekerja dirumahkan dengan tanggungan, namun saya rasa nilai ini akan bertambah atau agak-agak sudah bertambah, ” kata dia.

Ricky berharap para pelaku usaha wisata selam dapat bangkit dengan mengabulkan strategi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE khusus wisata selam dengan disiplin. Sehingga hal ini bisa menimbulkan rasa aman wisatawan buat kembali melakukan wisata selam.

Baca Juga: Ada Wisata Alam, Jalan Desa Teratak Butuh Perhatian Pemkab Kuansing

“Kami berharap dengan protokol CHSE ini bisa membuat kenyamanan wisatawan dan semoga Indonesia bisa menelungkupkan pintunya untuk wisatawan mancanegara pada waktu yang tepat dan situasi yang tepat, ” tuturnya.

Comments are closed

Compare