Flora Hias Keladi Sedang Naik Kasta, Kenali 5 Fakta Menariknya Mari!

Suara. com – Kesenangan berkebun selama pandemi Covid-19 kian diminati untuk mengisi waktu longgar. Selain menyenangkan, merawat dan mengoleksi tanaman hias juga dipercaya mampu menghilangkan stres yang pada gilirannya meningkatkan imunitas tubuh.

Jadi, tak heran jika saat ini sejumlah tumbuhan hias menjadi buruan. Bahkan harganya pun meningkat secara drastis. Tutur saja Monstera Adansonii Variegata alias bujang bolong yang belakangan dibanderol maka puluhan juta rupiah.

Tapi, ternyata bukan hanya janda bolong yang kini menjelma incaran para pecinta tanaman hias. Keladi juga ternyata turut ‘naik kasta’. Tanaman yang biasanya muncul liar di sekitar pekarangan lembap atau got-got saluran air tersebut, kini bersolek di antara tanaman-tanaman hias lain.

Harganya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp1 juta. Makin rimbun daunnya, maka makin mahal juga harganya. Nah, untuk mengenal tanaman yang berasal sebab genus caladium (suku talas-talasan, Araceae), menyimak beberapa fakta menariknya yang Pandangan. com rangkum untukmu yuk!

Baca Juga: Lebih Bermanfaat, Coba Cari Untung dari Bisnis Tanaman Hias

Tumbuhan keladi, tanaman hias (Dok. Elements Envato)

1. Bentuk daunnya yang unik seperti hati
Penciri yang paling istimewa dari keladi adalah bentuk daunnya yang seperti simbol hati ataupun jantung. Inilah yang juga membuatnya dikenal sebagai Heart of Jesus . Daunnya biasanya licin dan mengandung lapisan parafin. Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar. Karena itu, tumbuhan inu tidak pernah tumbuh bertambah daripada 1 meter. Beberapa macam dan hibridanya juga sering dipergunakan sebagai tanaman hias pekarangan.

2. Terdiri dari beragam jenis secara kecantikan berbeda
Pokok tumbuhan ini dari hutan Brasil namun sekarang tersebar ke berbagai penjuru dunia. Diyakini ada tujuh jenis tumbuhan bernama latin Caladium ini, dengan warna dan corak yang berbeda satu sama lain. Tetapi, kultivar dari tanaman ini ternyata bisa mencapai 1. 000 macam tanaman. Mulai dari keladi strawberry , keladi baret, keladi wayang, keladi tengkorak, keladi sexy pink, keladi infinity dan keladi susu yang memiliki kecantikannya masing-masing. Wah banyak banget sungguh.

3. Memiliki corak daun yang eksotis
Tanaman memper keladi juga busa dikatakan sebagai tumbuhan cantik nan eksotis. Ini bisa terluhat dari warna daunnya yang memiliki corak khusus. Mulai dari warna campur, putih & merah hingga yang menyerupai batik atau stroberi. Inilah yang membuat keladi begitu menarik dan sudah digunakan sebagai tanaman hias sejak akhir abad ke 18 pada Eropa.

4. Beracun
Meski tanaman ini memiliki daun yang cantik dan eksotis, tetapi ternyata seluruh bagian keladi beracun. Menurut laman resmi Children’s Health Queensland Hospital and Health Service di Australia, racun pada tanaman keladi masuk kategori 2 dan 3. Untuk itu, tanaman dalang ini berbahaya bagi hewan peliharaan seperti kucing dan anjing serta anak-anak kecil, karena jika daun atau bagian lainnya yang tidak sengaja tergigit, maka bisa menimbulkan rasa terbakar pada mulut.

5. Mudah dirawat
Dalang dapat bertahan pada cuaca panas maupun di tempat yang memiliki kelembapan tinggi. Saat musim abu sekali pun, tanaman ini bisa berkembang dengan pesat jika dibanding tanaman lain yang mudah mati.

Baca Juga: Tanaman Hias Tak Tumbuh Maksimal? Mungkin Belum Lakukan Tersebut

Begitupun untuk urusan media tanah, keladi tidak terlalu pemilih, asalkan ditanam pada tanah gambut oleh sebab itu pertumbuhannya akan sehat dan semakin cantik. Serta keladi juga cuma membutuhkan sedikit pemupukan yang membuatnya semakin subur.

Comments are closed

Compare